TUGAS
MANAJEMEN PEMASARAN 1
BAB 6 DAN BAB 7
Priscilla
Clara Cornelia
FAKULTAS
BISNIS
JURUSAN
MANAJEMEN
UNIVERSITAS
KATOLIK WIDYA MANDALA
SURABAYA
BUKU: KOTER&KELER MAJANEMEN PEMASARAN
BAB
6
MENGANALISIS PASAR KONSUMEN
Yang mempengaruhi perilaku konsumen
Perilaku
konsumen : study tentang bagaimana
individu, kelompok dan organisasi memilih, membeli, menggunakan dan barang
jasa, ide, atau pengalaman untuk memuaskan kebutuhan dan keinginan mereka.
Faktor-Faktor
A. Faktor Budaya :
dasar keinginan dan perilaku seseorang. Subbudaya meliputi kebangsaan, ras,
agama dan geografis. Merancang program pemasaran khusus yaitu pemasaran
multibudaya. Adanya kelas sosial, setiap kelas sosial memiliki karakteristik
yang sama dalam berperilaku, minat dan nilai.
B. Faktor
Sosial : Kelompok dimana memiliki
pengaruh secara langsung maupun tidak langsung dalam mempengaruhi perilaku
seseorang. Keluarga adalah sebuah organisasi yang paling penting dalam
mempresentasikan kelompok referensi utama yang paling berpengaruh. Peran
merupakan kegiatan yang diharapkan dapat dilakukan seseorang dan setiap peran
menyandang status. Orang memilih produk yang mencerminkan dan mengkomunikasikan
peran mereka serta status aktual.
C. Faktor
Pribadi : Keputusan membeli juga
dipengaruhi oleh usia dan tahap siklus hidup, pkerjaan dan keadaan ekonomi,
kepribadian dan konse diri, serta gaya hidup dan nilai.
Proses Psikologi Kunci
Teori
Motivasi Manusia
A. Teori
Freud : mengasumsikan bahwa
kekuatan psikologis yang membentuk perilaku seseorang adalah ketidaksadaran,
dan seseorang tidak dapat memahami motivasinya sendiri.
B. Teori
Maslow : kebutuhan manusia diatur
dalam hirarki dari yang paling menekan sampai yang paling tidak menekan ( kebutuhan
psikologis, kebutuhan keamanan, kebutuhan sosial, kebutuhan penghargaan diri
dan kebutuhan aktualisasi diri )
C. Teori
Herzberg : memotivasi pembelian harus
ada satisfier/ kepuasan. Karena jaminan prosuk bukan jamianan kepuasan tetapi
kemudahan penggunaan.
Presepsi : proses dimana memilih, mengatur dan
menerjemahkan informasih untuk menciptakan gamabaran.
·
Atensi Selektif : menyortir sebagian rangsangan. Pemasar harus menarik atensi
konsumen ( cenderung lebih memperhatikan rangsangan yang berhubungan dengan
kebutuhan saat ini, cenderung memperhatikan rangsangan yang mereka antisispasi,
cenderung memperhatikan rangsangan yang deviasinya besar dalam hubungan dengan
ukuran normal )
·
Distorsi Selektif : kecenderungan untuk menerjemahkan informasi dengan cara yang
sesuai konsepsi awal.
·
Retensi Selektif : mengingat poin yang bagus tentang sebuah produk yang
disukai dan melupakan poin bagus dari produk pesaing.
·
Presepsi bawah sadar : menyisipka pesan rahasia dan tersembunyi
dalam iklan atau kemasan, konsumen tidak mengetahuinya tetapi pesan tersebut
mempengaruhi perilaku.
Pembelajaran : mendorong perubahan perilaku yang timbul
dari pengalaman. Dorongan adalah rangsangan yang mendorong kuat tindakan.
Pertanda adalah rangsangan minor yang menentukan kapan,bagaimana akan
dilakukan. Diskriminasi dimana telah menyadari perbedaan dalam beberapa
rangsangan yang sama.
Memori : mengingat informasi yangada tidak
secara lengkap dan akurat, hanya mengingat beberapa keeping kejadian dan
kepingan berdasarkan nilai yang kita tau.
Proses Keputusan Pembelian
·
Pengenalan masalah : proses membeli diaman mengenal masalah
atau kebutuhan yang didorong rangsangan internal atau eksternal.Pemasar harus
mengidentifikasikan keadaan yang memicu kebutuhan dengan mengumpulkan informasi
dan mengembangkannya menjadi strategi pemasaran yang memicu minat konsumen.
·
Pencarian informasi : mencari sumber informasi pribadi
(keluarga, teman, tetangga), komersial (iklan, situs, web, kemasan, tampilan),
public ( media massa, organisasi pemeringkat konsumen) dan eksperimental (
penanganan, pemeriksaan, penggunaan produk)
·
Evaluasi alternatif : Keyakinan dan sikap. Melaui pengalaman
dan pembelajaran menimbulkan keyakinan dan sikap yang akam mempengaruhi
pembelian.
·
Keputusan pembelian :
·
Perilaku pasca pembelian
Teori Lain Tentang Pengambilan
Keputusan Konsumen
·
Tingkat keterlibatan konsumen :
berdasarkan tingkat keterlibatan dan pemrosesan aktif yang dilakukan konsumen
dalam merespon rangsangan pemasaran.
·
Heuristik dan Bias kebutuhan :
Ø Heuristik
ketersediaan : konsumen mendasarkan
prediksi berdasarkan kecepatan dan kemudahan dimana satu contoh hasil tertentu
muncul di pikiran.
Ø Heuristik
representative : konsumen mendasarkan
berdasarkan representitatif atau semirip apa suatu hasil dengan contoh lain.
Ø Heuristik
penjangkaran dan penyesuaian : konsumen
sampai pada penilaian awal dan kemudian menyesuaikan berdasarkan informasi
tambahan.
·
Akuntansi Mental : mengacu pada cara konsumen mengkodekan, mengkategorikan, dan
mengevaluasi hasil financial dari pilihan.
·
Menentukan profil proses keputusan
pembelian pelanggan : memahami perilaku
pelanggan dalam hubungannya dengan produk disebut memetakan sistem konsumsi
pelanggan, siklus aktivitas pelanggan atau scenario pelanggan.
BAB
7
MENGANALISIS
PASAR BISNIS
Apakah Pembelian Organisasi itu ?
Pasar
Bisnis vs Pasar Konsumen
·
Pasar bisnis : semua organisasi yang mendapatkan barang dan jasa yang
digunakan untuk memproduksi produk atau jasa lain yang kemudian dijual, dipasok
ke organisasi lain.
·
Karakteristik pasar bisnis :
a. Pembeli
yang lebih sedikit tetapi lebih besar
b. Hubungan
pemasok-pelanggan yang erat
c. Pembelian
professional
d. Pengaruh
pembelian berganda
e. Panggilan
penjualan berganda
f. Permintaan
turunan
g. Permintaan
inelastis
h. Permintaan
yang berfluktuasi
i. Pembeli
yang terkonsentrasi secara geografis
j. Pembelian
langsung
·
Situasi pembelian
a.
Pembelian kembali langsung : Dimana pembeli memasan kembali
persediaan secara rutin dan memilih pemasok dari daftar yang telah
disetujui.Dan pemasok tetap menjaga kualitas produk dan jasa dan sering
menawarkan pemesanan kembali.
b.
Pembelian kembali modifikasi : Pembeli ingin memodifikasi spesifikasi
produk, harga, atau syarat lain.
c.
Tugas baru : Pembeli membeli produk/jasa pertama kali.Proses melalui
beberapa tahap : kesadaran, minat, evaluasi, percobaan, dan penerapan.
·
Pembelian dan Penjualan sistem : Merupakan strategi pemasaran industry
kunci dalam mengajukan penawaran untuk membangun proyek industri skala besar
(bendungan, pabrik, sistem irigasi, kota baru).
Peserta Proses Pembelian Bisnis
·
Pusat pembelian : semua individu atau kelompok yang berpartisipasi dalam proses
pengambilan keputusan pembelian yang memiliki beberapa tujuan yang sama berikut
resiko dari pengambilan keputusan tersebut.
a.
Pencetus : meminta pembelian sesuatu
b.
Pengguna
: menggunakan produk/jasa
c.
Pihak yang mempengaruhi : orang yang mempengaruhi keputusan
pembelian, dengan membantu mendefinisikan spesifikasi dan menyediakan
informasih untuk evaluasi alternatif-alternatif
d.
Pengambil keputusan : orang yang memutuskan persyaratan produk
e.
Pemberi persetujuan : orang yang mengotorisasikan tindakan yang
diambil oleh pengambil keputusan
f.
Pembeli
: yang memiliki otoritas resmi untuk memilih pemasok dan mengatur syarat
pembelian
g.
Penjaga gerbang : orang yang mempunyai kekuatan untuk
mencegah penjual atau informasi agar tidak terjangkau anggota pusat pembelian
(agen pembelian, resepsionis, dan operator telepon)
·
Pengaruh pusat pembelian Pembeli bisnis
memiliki motivasi, presepsi, dan referensi pribadi.Setiap pembeli mempunyai
gaya membeli yang berbeda.Kebutuhan organisasi membeli solusi bagi 2 masalah:
masalah ekonomi dan strategis organisasi serta kebutuhan pribadi mereka sendiri
akan pencapaian dan penghargaan pribadi.
·
Penentuan target pusat pembelian : untuk
membidik usaha dengan tepat, pemasar bisnis harus mengetahui :Siapa peserta
utama dalam pengambilan keputusan? , Apa keputusan yang mereka pengaruhi?,
Sejauh apa pengaruh mereka?” Penjual kecil berkonsentrasi untuk menjangkau Influencer kunci. Penjual besar
melakukan penjualan multilevel yang mendalam untuk menjangkau peserta sebanyak
mungkin.
Proses Pembelian/Pengadaan
·
Presepsi departemen pembelian : Dimasa lalu departemen pembelian menduduki
posisi yang rendah, karena kerasnya persaingan menyebabkan perusahaan menaikkan
mutu departemen pembelian dan menaikkan derajat ke tingkat wakit presiden.
Lebih berorientasi strategis mempunyai misi mencari nilai terbaik dari pemasok
yang lebih sedikit dan lebih baik.
·
Organisasi dan Administrasi pembelian : professional pembelian menggambarkan
pekerjaan mereka sebagai lebih strategis, lebih teknis, berorientasi tim, dan
lebih melibatkan tanggung jawab.
Tahap-Tahap dalam Proses Pembelian
·
Pengenalan masalah
·
Deskripsi kebutuhan umum dan spesifikasi
produk
·
Pencarian pemasok
·
Pengumpulan proposal
·
Pemilihan pemasok
·
Spesifikasi pesanan-rutin
·
Tinjauan kerja
Mengelola Hubungan Pelanggan Bisnis
ke Bisnis
·
Manfaat koordinasi vertikal : koordinasi vertikal leboh besar antara
mitra pembelian dan penjualan, mereka tidak hanya bertransaksi tetapi terlibat
dalam kegiatan yang menciptakan nilai yang lebih besar bagi kedua pihak.
Membangun kepercayaan adalah salah satu syarat hubungan jangka panjang yang
sehat.
a.
Hubungan anatara agen periklanan dank
lien
ü Dalam
tahap pembentukan hubungan, salah satu mitra mengalami pertumbuhan pasar yang
substansial
ü Ketidaksimetrisan
informasi anatar mitra menyiratkan bahwa kemitraan akan menghasilkan lebih
banyak laba dibandingkan jika mitra berusaha menginovasi wilayah perusahaan
lainnya
ü Setidaknya
salah satu mitra menempatkan penghalang yang tinggi di pintu masuk sehingga
mencegah mitra lain memasuki bisnis
ü Ada
ketidakseimbangan ketergantungan sehinggan satu mitra dapat mengendalikan atau
mempengaruhi mitra lain
ü Slah
satu mitra mengambil keuntungan dari ekonomi-ekonomi skala yang berkaitan
dengan hubungan ini
b.
Hubungan pembeli dan pemasok
ü Pembelian
dan penjualan dasar
ü Pembelian
per elemen
ü Transaksi
kontraktual
ü Pasokan
pelanggan
ü Sistem
kerjasama
ü Kolaboratif
ü Adaptif
di kedua pihak
ü Pelanggan
adalah raja
·
Hubungan bisnis : Resiko dan
Oportunitime : Investasi khusus adalah
pengeluaran yang dirancang khusus untuk perusahaan dan mitra rantai nilai.Investasi ini membantu
perusahaan menumbuhkan laba dan mencapai positioning
mereka.Tetapi juga memiliki resiko besar bagi pelanggan dan pemasok. Oportunisme adalah salah satu bentuk
kecurangan atau pengurangan pasokan terhadap suatu kontrak implicit/eksplisit.
Oportunisme menjadi masalah karena perusahaan harus mendedikasikan sumber daya
untuk pengendalian dan pengawasan yang sebenarnya dapat dialokasikan untuk
tujuan yang lebih produktif.
Pasar Lembaga dan Pemerintah
Pasar
institusi terdiri dari sekolah, rumah sakit, rumah perawatan, penjara dan
lembaga lain yang harus menyediakan barang dan jasa kepada orang yang mereka
urus. Di sebagian besar negara, organisasi pemerintah adalah pembeli barang dan
jasa yang utama, mereka mengharuskan pemasok mengajukan penawaran dan sering
memberikan kontrak kepada penawar terendah.Pemerintah juga memberikan paduan reinci
kepada calon pemasok yang menjelaskan cara menjual kepada pemerintah.
Perbedaan Pasar Konsumen dan Pasar
Bisnis
Pasar
Konsumen
§ Pembelinya
adalah individu/kelompok masyarakat
§ Memahami
perilaku-perilaku konsumen/ masyarakat
§ Pembelian
dipengaruhi oleh faktor-faktor ( faktor budaya, faktor sosial, faktor pribadi)
§ Proses
keputusan pembelian (Pengenalan masalah, Pencarian informasi, Evaluasi
alternatif, Keputusan pembelian, Perilaku pascapembelian )
§ Adanya
proses psikologi kunci (motivasi, presepsi, pembelajaran, memori)
§ Kebutuhan
berdasarkan hirarki kebutuhan Maslow
§ Adanya
rangsangan
§ Tidak
ada kontrak dengan penjual/agen
Pasar
Bisnis
§ Pembelinya
adalah sebuah organisasi/perusahaan yang membeli secara rutin melalui kontrak,
berhubungan dengan pemasok
§ Karakteristik
pasar bisnis (Pembeli yang lebih sedikit tetapi lebih besar, Hubungan
pemasok-pelanggan yang erat, Pembelian professional, Pengaruh pembelian
berganda, Panggilan penjualan berganda, Permintaan turunan, Permintaan
inelastis, Permintaan yang berfluktuasi, Pembeli yang terkonsentrasi secara
geografis, Pembelian langsung)
§ Proses
pembelian (Pengenalan masalah, Deskripsi kebutuhan umum dan spesifikasi produk,
Pencarian pemasok, Pengumpulan proposal, Pemilihan pemasok, Spesifikasi
pesanan-rutin, Tinjauan kerja)
§ Situasi
pembelian ( pembelian kembali langsung, pembelian kembali modifikasi, tugas
baru)
§ Adanya
hubungan pelanggan bisnis ke bisnis
§ Menetapkan
spesifikasi bagi pembeli dan pembeli juga melakukan spesifikasi kepada pemasok
§ Mengajukan
penawaran dan memberikan kontrak
§ Melakukan
kerjasama dengan organisasi pemerintah
Tidak ada komentar:
Posting Komentar