Jumat, 26 Februari 2016

Analisis Kasus KARIER DAN PENGEMBANGAN SDM

MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA 1
KELAS B
TUGAS ANALISIS KASUS
BAB 10

KARIER DAN PENGEMBANGAN SDM


IDENTIFIKASI MASALAH
            Permasalahan yang dialami oleh GE yaitu dimana para karyawan senior yang tidak nyaman dengan menggunakan internet. Dan berencana menggunakan para karyawan junior sebagai mentor untuk mengajarkan tentang internet.

ALTERNATIF PEMECAHAN
1.      Menggunakan jasa mentoring dari internal perusahaan, yang memiliki kemampuan dalam mengoperasikan internet
2.      Menggunakan jasa mentoring dari eksternal yaitu seseorang/lembaga pelatihan tertentu yang ahli dalam mengoperasikan internet
3.      Menggunakan buku paduan dalam membantu pemahaman tentang internet


MEMILIH ALTERNATIF YANG TEPAT
            Kami memilih alternatif pemecahan yang pertama, karena menurut kasus diatas mentor yang digunakan berasal dari internal yaitu para karyawan junior. Selain menghemat biaya dalam pelatihan ini juga dapat membangun komunikasi dan hubungan antara karyawan senior dan karyawan junior. Dimana karyawan senior yang kurang mampu mengoperasikan internet dapat dibantu dengan adanya bimbingan oleh karyawan junior, dengan begini karyawan junior yang lebih ahli dalam menggunakan internet dapat menyampaikan keterampilan teknis mereka kepada karyawan senior.
            Dan juga karyawan junior dapat mengambil pembelajaran dari program mentoring ini yaitu mereka dapat belajar lebih banyak pengetahuan dari karyawan senior, tampil lebih percaya diri. Serta setelah program bimbingan ini selesai mereka tetap berhubungan baik satu dengan yang lain.


PERTANYAAN dan JAWABAN
1.  1.    Perangkap potensial apa saja yang mungkin ditemui dari jenis program ini?
§  Yang dapat menjadi masalah dimana adanya perbedaan pandangan dan pemikiran antara karyawan junior dan karyawan senior.
Dimana para karyawan junior yang mengagumi para senior yang memliki kapabilitas dan pengalaman yang cukup dibidangnya, memiliki pengetahuan yang luas akan perusahaanya. Hal ini yang membuat para karyawan  junior merasa ragu untuk mementori para karyawan senior, dan mereka merasa apakah mereka mampu untuk mengajar para karyawan senior dalam mengoperasikan internet.
Dan para karyawan senior juga merasa canggung karena mereka merasa bahawa dirinya yang telah lama berpengalaman dibidangnya dan harus menerima bimbingan dari karyawan junior yang masih belum tahu apa-apa tentang keadaan yang ada.Hal ini dapat membuat para karyawan senior merasa enggan mengikuti program mentoring ini.
§  Jika hal tersebut terjadi maka timbullah masalah dalam berkomunikasi, dimana para karyawan junior yang memiliki gairah yang kuat. Sedangkan para senior yang cenderung berpikir lama ( dengan pertimbangan, kemampuan, resiko, dll). Dengan memiliki pemikiran yang berbeda ini dapat mengganggu komunikasi dalam menyampaikan informasi yang diperlukan. Oleh karena itu perlu adanya kesamaan dalam berpikir sehingga informasi yang ingin disampaikan dapat dikomunikasikan dengan baik.
§  Kemungkianan lain yang terjadi dari kasus tersebut yaitu adanya perbedaan budaya, dimana karyawan junior yang berada di era jaman sekarang yang serba instant dan semua tersedia, hal ini yang membuat mereka mengampangkan segala sesuatu. Sedangkan para karyawan senior yang hidup di era dulu yang lebih teliti, lebih    

2  2.  Lihatlah tahapan dalam suatu hubungan pembimbingan dan terapkan tahapan tersebut dalam situasi ini


Dalam kasus ini di perusahaan GE terjadi mentor terbalik dimana yang karyawan junior membimbing karyawan senior dalam menggunakan teknologi internet.

Manajer yang Kurang Berpengalaman
1.    Mengagumi kompetensi manajer junior, mengakuinya sebagai sumber bimbingan
-       Para senior merasa karyawan junior memiliki kemampuan yang lebih dalam mengoperasikan internet. Dengan begitu para senior mau dibimbing oleh para junior dalam program bimbingan ini.
2.      Mendapatkan rasa percaya diri, nilai dan gaya operasi
-          Setelah mendapat bimbingan dari karyawan junior tentang bagaimana menggunakan internet dalam bekerja, para senior merasa yakin dan percaya diri terhadap pengetahuannya yang telah diterima dari program bimbingan tersebut.
3.      Mengalami kebebasan tetapi gelisah, dan terkadang merasa kehilangan
-          Setelah program bimbingan selesai dan mulai kembali bekerja individu, para senior merasa ragu akan kemampuan yang telah mereka terima selama bimbingan, mereka merasa apakah mereka mampu mengoperasikan internet seperti yang telah mereka pelajari.
4.      Merespon dengan rasa terima kasih untuk tahun-tahun awal, hubungan menjadi persahabatan
-          Setelah berjalan beberapa lama senior merasa berterima kasih kepada para karyawan junior yang telah membimbing mereka dalam menggunakan internet dan mereka terus menjalin hubungan baik antar personal satu dengan yang lain.

Manajer yang Lebih Berpengalaman
1.      Menyadari bahwa manajer yang lebih tua adalah seorang yang memiliki potensial yang dapat dilatih
-          Dalam kasus ini para karyawan junior memandang bahwa kemampuan menggukaan internet dapat dipelajari oleh semua orang dan semua kalangan umur. Dan mereka percaya bahawa para karywan senior pun dapat mempelajarinya juga, dengan demikian karyawan junior memiliki keyakinan untuk melatih mereka.
2.      Memberikan kerja yang menantang, pelatihan, visibilitas, perlindungan, dan dukungan
-          Setelah para karyawan junior merasa yakin dengan kemampuan karyawan senior, mereka mulai memberikan bimbingan dengan menjelaskan bagaimana cara kerja internet secara teori dan praktek.
3.      Tahu kapan untuk mulai pindah
-          Para mentor yaitu karyawan junior tahu sejauh mana para senior sudah menggunakan internet dalam bekerja dan para junior mengakhiri bimbingan tersebut.
4.      Terus menjadi seseorang pendukung, merasa bangga dengan prestasi-prestasi manajer yang lebih tua
-          Para karyawan junior tetap menaruh rasa hormat kepada para senior dan tetap mendukung dan membantu dalam pekerjaan

   

Tidak ada komentar:

Posting Komentar