KELOMPOK
BATIK CELUP TYE DIE KHARISMA
Dipelopori oleh Ibu Ismiati. Berkeluarga
dengan 1 suami, 2 putra dan 4 cucu.
Nama Kharisma sendiri menurut Ibu merupakan singkatan dari
nama anggota kader ( untuk mempermudah di ingat, dikenal)
Tahapan-tahapan
terbentuknya Kharisma :
1.
Berawal dari training pelatihan dari Wahana Visi
Indonesia
® Dari
Kelurahan Kedungdoro dengan 11 RW
® Rumah
Ibu Sumiati banyak dipakai sebagai aktivitas warga setempat
2.
Melakukan produksi bersama
® Dengan
memakai bahan kimia dalam proses pewarnaan
® Dilakukan
di depang rumah, karena memiliki halaman yang luas
3.
Membangun sebuah kelompok usaha
® Dengan
latar belakang yang berbeda terdapat pandangan, pemikiran dari masing-masing
anggota
® Tidak
berputus asa dalam membangun sebuah kelompok usaha ( Ada yang keluar-masuk)
4.
Bergabung dengan event-event seperti
pameran, bazaar kampong
® Dalam
bazaar kampung biasanya menjual makanan, minuman, mainan. Ibu ini memamerkan
produknya, dan karena produknya banyak maka membuka 2 stand.
® Banyak
dari warga yang tidak tertarik, namun tetap bersemangat
5.
Membuka Toko / Lapak bersama di
BG.Juction
® Karena
banyak persaingan akhirnya bertahan hanya 1 tahun
® Karena
ada yang complain dengan warna produk mudah luntur, maka proses pewarnaan
menggunakan bahan alami
® Setelah
1 tahun lepas dari BG.Juction, kemudian membuat Kharisma pada tanggal 20
Oktober 2012
6.
Rumah produksi bersama
® Yang
bertempatkan di rumah Ibu Ismiati sendiri
7.
Diversifikasi produk / Memakai pewarna
alami
® Jika
memakai pewarna alami proses pembuatan batik menjadi agak lama, karena harus
mewarnai 15-20 kali pencelupan
® Yang
menggunakan adalah kalangan menengah – atas
® Pada
tahun 2013 pihak dari Bapemas, Disperinda mendatangi kelompok usaha ini dan
dinominasikan sebagai Pahlawan Ekonomi
® Ibu
Ismiati pernah menjadi seorang juri makanan, dan memiliki usaha catering
® Sebagai
warga ibu tidak pernah menolak jika para warga meminta bantuan
8.
Packaging
® Kemasan
tidak aneh-aneh (tidak menggunakan karton). Hanya memakai mika saja
® Packaging
menjadi daya tarik. Dan menurut Ibu packaging dan isi harus mempunyai kualitas
yang sama
9.
Membangun Jejaring / mengadakan pameran
( di ITC, Malang)
10.
Penghargaan
®
Pada tahun 2012 membuka usaha makanan
Bebek Kremes
®
Pada tahun 2013 Juara 1 untuk kategori
Best Creative Industry
Kedungdoro Kampung Batik Celup Tye Die “Berbagi
Sumber Daya & Bermitra untuk Membangun Kemandirian bagi Sesama” bergabung
dengan Wahana Visi Indonesia, Prima Danawarta CU.
Kelompok Usaha Bersama
» Membuka
peluang bagi warga
» Kadang
kekurangan bahan ( karena stock terbatas) maka mengambil bahan dari anggotanya
» Membuka
pelatihan
» Mempunyai
PAUD Kharisma 2
» Mengembangkan
ide dengan motif ( supaya konsumen tidak bosan) : motif daun, motif ulat
.Memakai warna alami dari daun mangga, dll
» Banyaknya
jumlah produk yang dihasilkan per hari bergantung pada cuaca
» Berusaha
agar pembeli tidak hanya satu kali datang, melainkan menyukai dan menikmati
sampai selamanya
» Mengajarkan
kepada anggotanya untuk tidak malu dan takut untuk menjual dan mempromosikan
batiknya
Suka dan Duka
» Awalnya
barang yang dianggap gagal malah disenangi oleh turis-turis asing yang
berkunjung
» Skala
dan kualitas dalam berproduksi di tiap-tiap anggota tidak sama ( ada yang
bagus,ada yang jelek)
» Setiap
anggota berbeda-beda dalam bekerja, pola piker, komitmen
Fungsi dari Pendamping adalah memfasilitasi. Memberi
pelatihan keterampilan seperti kerajinan dari eceng gondok, manic-manik, daun
kering, tortilla dan lainnya.
Para UKM mengalami kesulitan dalam menyediakan
produk, kuantitas dan kualitas. Dan Bu Ismiati sendiri membutuhkan orang-orang
yang bisa memanage operasional, untuk memotivasi orang, bagian pemasaran,
pengelolaan keuangan.
Dan juga dalam berjalannya UKM ini perlu adanya
dukungan dan bantuan dari Pemerintah, Lembaga Pendidikan, CU ( Credit Union),
para Mahasiswa.
Pesan dari Ibu Ismiati jika ingin usaha tetap
bertahan adalah
»
Ingin tetap dikenal harus ada
kreatifitas
»
Terus berinovasi
»
Dalam mengembangkan motif-motif dengan
bertanya dan belajar dari orang yang telah berpengalaman dibidangnya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar