Jumat, 26 Februari 2016

MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA 1
KELAS B
TUGAS ANALISIS KASUS
BAB 3

MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA STRATEGIS



IDENTIFIKASI MASALAH

            Perusahaan Homedco dan Abbey Healthcare adalah sesama perusahaan yang menekuni bidang industri perawatan kesehatan. Keduanya telah bersaing cukup ketat selama kurun waktu yang cukup lama.
            Hal ini membuat mereka memutuskan untuk melakukan merger, daripada harus bersaing terus-menerus. Namun adanya perbedaan budaya organisasi dan sumber daya manusia antara Homedco dan Abbey Healthcare yang bergabung menjadi Apria Healthcare Group ini menjadi sebuah penghalang kesuksesan mereka.
            Dan setelah beberapa tahun berjalannya merger ini, malah membuat nilai saham mereka turun. Ternyata yang menjadi permasalahan dalam Apria ini adalah masalah operasional perusahaan yang disebabkan oleh merger mereka, ditambah lagi ada permasalah yang terjadi antara internal perusahaan dan eksekutif perusahaan. Akhirnya untuk mengatasi permasalahan ini mereka mencoba mengatasi dengan menggati CEO Apria, yang awalnya dari perusahaan Abbey, menjadi CEO dari perushaan Homedco.
             Sebenarnya yang menjadi permasalahan adalah budaya organisasi mereka, Homedco menggunakan sistem yang formal dan tersentralisasi, sedangkan Abbey menggunakan sistem yang terdesentralisasi. Dan juga sistem computer dan masalah pencatatan mereka sangat berbeda. Dan untuk menyatukan kedua sistem ini dibutuhkan waktu yang cukup lama, alhasil banyak kesalahan tagihan yang menyebabkan banyak complain dari pelanggab yang tidak puas dengan layanan mereka.
            Untuk menghemat biaya dan mengatasi permasalahan pekerjaan yang tumpang tindih mereka memutuskan untuk melakukan PHK. Namun kebanyaj yang di PHK adalah jaryawan dari Abbey, sedangkan karyawan dari Homedco bertahan cukup banyak. Namun setelah hal ini terjadi dan mulai diberlakukan sistem-sitem dari Homedco, banyak karyawan Abbey yang memilih keluar dari Apria.



ALTERNATIF PEMECAHAN

1.      Mencari merger dengan perusahaan yang memiliki budaya organisasi yang sama jika memungkinkan.
2.      Jika berbeda budaya, maka dibutuhkan peran dari manajemen SDM dari masing-masing perusahaan untuk membahas tentang perbedaan budaya ini.
3.      Jika tetap tidak bisa dapat menggunakan pihak ketiga sebagai pemberi opini.
4.      Membuat rapat umum dari kedua perusahaan yang ingin melakukan merger.


MEMILIH ALTERNATIF YANG TEPAT
            Menurut kelompok kami alternatif yang paling tepat adalah nomor 2 , karena manajemen SDM dari masing-masing perusahaan inilah yang lebih mengetahui betul bagaimana karakter, sifat, cara kerja dari karyawannya, serta paham mengenai visi, misi, strategi dan budaya organisasinya. Dengan demikian para manajer SDM dari kedua perusahaan ini dapat saling bertukar informasi tentang kelebihan dan kekurangan masing-masing karyawan serta budaya dan strategi organisasi perusahaan yang ada, sehingga dapat menemukan solusi untuk menyelaraskan budaya organisasi yang berbeda.
            Maka dari rapat umum ini akan terbentuklah sebuah kesepakatan mengenai visi, misi, budaya serta strategi perusahaan. Setelah terbentuk visi, misi, budaya dan strategi diperlukan komitmen dari tiap-tiap pimpinan antara kedua perusahaan tersebut. Dari komitmen pimpinan tersebut, maka pemimpin dari perusahaan itu yang menjadi panutan bagi bawahannya. Ketika sudah terjadi keselarasan antara budaya dan strategi dari karyawan masing-masing perusahaan maka timbullah kesinambungan.


PERTANYAAN dan JAWABAN
1  1. Deskripsikan bagaimana analisis dari masalah sumber daya manusia seharusnya dapat bermanfaat sebelum terjadinya merger?

§  “Menurut penelitian yang disponsori oleh Society for Human Resource Management  menemukan bahwa supaya SDM dapat memberikan masukan yang baik dan bermanfaat untuk M&A, SDM harus mampu dengan cepat mengevaluasi perusahaan lain, memahami persoalan bisnis dan integrasi, dan memberikan nasihat tentang kepekaan, sikap, dan kebutuhan akan motivasi/retensi para karyawan, baik induk organisasi maupun organisasi yang diakuisisi.”
§  Seharusnya dengan adanya merger SDM yang ada menjadi lebih banyak dan dapat bekerja lebih baik lagi bagi perusahaan dan dapat berkerja lebih efektif dengan adanya SDM yang bertambah.Tetapi yang terjadi malah terjadi masalah antara karyawan Abbey dan Homedco sehingga produktivitas menurun serta terjadi pembengkakan biaya produksi.Dengan masalah ini nilai saham menjadi merosot dan tidak ada minat menanamkan modal di Apria.
§  Seharusnya sebelum terjadinya merger para manajer SDM dari masing-masing perusahaan bertemu dalam sebuah rapat untuk membicarakan apakah pihak masing-masing perusahaan telah siap dengan merger, bagaimana budaya organisasi yang ada di masing-masing perusahaan, jika budaya organisasi berbeda apa yang perlu dilakukan untuk menyelaraskannya, dengan begini maka akan dapat diketahui apa saja masalah yang akan muncul dengan adanya merger maka mereka dapat melakukan langkah-langkah untuk membuat rencana preventif untuk mengantisipasi masalah yang timbul.

   2. Dengan adanya masalah dalam contoh yang telah disebutkan di kasus tersebut, tindakan apa yang dapat diambil untuk menciptakan budaya organisasi yang lebih baik?
§  Tindakan yang harusnya dilakukan yaitu mengadakan sebuah rapat umum yang dihadiri oleh seluruh struktural eksekutif kedua perusahaan kemudian darisana akan membahas tujuan utama dilakukannya merger dan membahas masalah yang sedang terjadi diantara para karyawan karena adanya perbedaan budaya organisasi sebelumnya. Setelah itu menetapkan visi, misi, budaya, strategi dan tujuan perusahaan yang menjadi landasan para karyawan bekerja.
§  Dan mengenai masalah perbedaan budaya organisasi para eksekutif perusahaan membuat suatu keputusan yang pasti mengenai sistem pengambilan keputusan apakah sentralisasi/desentralisasi,  sistem komputer dan pencatatan serta kode dalam berpakaian. Dengan adanya peraturan resmi yang baru dari para atasan, para karyawan diharapkan dapat menerima dan menjalankan apa yang telah menjadi kesepakan bersama.Sehingga budaya organisasi yang berbeda dapat diintegrasikan agar berjalan dengan efisien dan efektif.
§  Serta melakukan training untuk semua karyawan mengenai perubahan manajemen yang berlaku.Agar semua karyawan dapat menyesuaikan dengan manajemen yang baru dan dapat bekerja lebih baik.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar